Kamis, 11 Agustus 2011

bahaya HIV/AIDS !!

kali ini aku bakal ngebahas tentang virus HIV yang terkenal dengan keganasannya, baiklah para readers kalian harus tau seluk beluk penyakit mematikan ini, nah ini dia penjelasannya ;)

AIDS adalah kepanjangan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus HIV atau Human Immunodeficiency Virus yaitu suatu penyakit yang sangat ditakutkan oleh semua orang didunia, karena sampai saat ini penyakit ini belum ada vaksin atau obat yang bisa menyembuhkannya. Penyakit AIDS untuk pertamakalinya diketahui pada tahun 1981 di Amerika Serikat, kemudian menyebar luas ke benua Afrika, dan negara Barat seperti di Eropa dan Amerika Latin sampai kemudian penyakit ini meluas hingga Indonesia pada tahun 1987, Dan pada tahun 1996 diketahui penderita HIV/AIDS di Indonesia sebanyak 438 orang. Apabila HIV sudah masuk kedalam tubuh seseorang, secara pelan-pelan akan merusak sistem kekebalan tubuhnya sehingga serangan penyakit lain yang awalnya tidak berbahaya akan menjadi berbahaya.

Mengapa kita perlu tahu penyakit HIV/AIDS ?

Karena, penyakit HIV/AIDS adalah penyakit yang sangat mematikan. disamping belum adanya vaksin dan obat-obatan untuk menyembuhkannya, HIV/AIDS tidak pandang bulu, seorang bayi sekalipun akan tertular penyakit yang sangat mematikan ini melalui air susu ibunya yang positif HIV. Masa inkubasinya berkisar antara 5 sampai 7 tahunan. Orang yang terkena penyakit ini, biasanya tidak diketahui oleh dirinya sendiri karena dia akan merasa sehat-sehat saja, namun, dengan sendirinya, semakin hari kekebalan tubuh si penderita akan mulai melemah karena virus yang sudah mulai menyebar keseluruh bagian tubuh, sehingga dalam waktu singkat si penderita akan meninggal dunia.

Gejala-gejala penyakit HIV/AIDS

  • Merasa kelelahan yang berkepanjangan
  • Deman dan berkeringat pada malam hari tanpa sebab yang jelas.
  • Batuk yang tidak sembuh-sembuh disertai sesak nafas yang berkepanjangan.
  • Diare/mencret terus-menerus selama 1 bulan
  • Bintik-bintik berwarna keungu-unguan yang tidak biasa pada mulut
  • Berat badan menurun secara drastis lebih dari 10% tanpa alasan yang jelas dalam 1 bulan.
  • Pembesaran kelenjar secara menyeluruh di leher dan lipatan paha.
  • Bercak putih atau luka pada mulut


Cara penularan penyakit HIV/AIDS

  • Hubungan seks (anal, oral, vaginal) yang tidak terlindungi dengan orang yang telah terinfeksi HIV.
  • Transfusi darah atau penggunaan jarum suntik secara bergantian.
  • Melalui Alat Suntik.
  • Wanita berhubungan badan tanpa pengaman, pinjam-meminjam alat bantu seks, oral seks, dll.
  • Bayi minum asi dari wanita hiv+, Laki-laki meminum susu asi pasangannya, dan lain sebagainya.

Para ahli telah melakukan penelitian berkelanjutan tentang penyakit HIV ini, dan hasilnya ternyata penyakit HIV tidak akan menular melalui air liur, jabat tangan, sentuhan, ciuman, pelukan, menggunakan peralatan makan/minum yang sama, gigitan nyamuk, memakai jamban yang sama, keringat, air seni, air mata, feses, serumah asalkan tidak melakukan hubungan seksual dan berenang bersama-sama.\

Cara pencegahan menularnya penyakit HIV

- Gunakan selalu jarum suntik yang steril dan baru, setiap kali akan melakukan penyuntikan atau proses lain yang mengakibatkan terjadinya luka. Jangan bergantian

- Jangan melakukan seks bebas, apalagi tanpa alat pengaman. Jangan bergantian pasangan, setialah pada satu pasangan saja (yang tidak positif HIV)

- Bila ibu hamil dalam keadaan HIV positif, sebaiknya diberi tahu tentang semua resiko dan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi pada dirinya sendiri dan bayinya, sehingga menyusui bayi dengan ASI sendiri bisa dipertimbangkan.

- Mempertebal iman dan taqwa kepada Tuhan YME, agar tidak terjadi hubungan seksual diluar nikah dan berganti-ganti pasangan

- Hindari gaya hidup untuk mendapatkan kesenangan sesaat

- Hindari penggunaan narkoba

Sikap kita terhadap penderita HIV

- Berfikirlah positif dan tenang, hindari perilaku-perilaku yang dapat menyebabkan tertularnya virus HIV

- Perlakukan penderita AIDS secara manusiawi dan bijaksana, serta jangan dikucilkan dari pergaulan. Karena bagaimanapun ia juga adalah seorang manusia biasa yang perlu bimbingan lebih dan dorongan agar bisa tetap hidup dengan damai.

- Anjurkan penderita untuk selalu memeriksakan diri ke petugas kesehatan

- Bimbing ke ajaran agama agar tetap percaya diri dan yakinkan taubatnya diterima oleh Tuhan dan tetap beramal baik hingga akhir hayatnya

- Ringankan penderitaan batin penderita AIDS

- Jika penderita AIDS meninggal dunia, diusahakan perawatan jenazahnya secara khusus

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar